Makanan Khas Sulawesi Utara

Tidak hanya mengejutkan para penjelajah dunia dengan taman bawah lautnya yang penuh warna, Sulawesi Utara juga menawarkan berbagai makanan unik dan lezat yang diolah dengan rempah-rempah asli Indonesia.

Mulai dari makanan laut, camilan lezat peninggalan Belanda, sampai sayuran yang dibakar dalam bambu, Sulawesi Utara adalah surga kuliner unik bagi wisatawan lokal dan mancanegara. Dan inilah lima 15 khas Sulawesi Utara yang tidak akan dijumpai di daerah lain di Indonesia.

1. Tinutuan (Bubur Manado)

gambar makanan khas sulawesi utara tinutuan
infobudaya.net

Sudah ada sejak tahun 1970, tinutuan adalah menu sarapan populer di Manado yang juga terkenal di provinsi sekitarnya. Bubur fenomenal ini dibuat dari campuran beras, labu, dan ubi atau singkong yang dimasak menjadi bubur, yang kemudian dicampur dengan biji jagung dan berbagai sayuran, seperti kangkung, kemangi, melinjo, dan bayam.

Bubur ini disajikan dengan aneka macam topping, seperti bawang merah goreng, tahu goreng, daun bawang, dan sambal dabu-dabu. Sebagai pelengkap, biasanya juga ditambahkan ikan asap, seperti tuna, cakalang, teri, atau nike (spesies kecil ikan dari Danau Tondano).

Tidak seperti bubur ayam yang teksturnya kental, bubur Manado memiliki tekstur yang lebih cair alias berkuah, dengan warna kuning atau coklat muda. Bubur ini tersedia di seluruh penjuru Manado mulai dari pasar tradisional sampai pedagang pinggir jalan. Harga yang ditawarkan untuk satu porsi tinutuan terbilang murah, yaitu Rp14.000.

2. Klapertart

gambar makanan khas sulawesi utara klapertart
resepgulaku.com

Nama asli makanan ini adalah klappertaart, yang kemudian lebih mudah disebut dengan klapertart. Secara harfiah, klapertart adalah kue kelapa, yang terbuat dari tepung terigu, gula, susu, mentega, telur, vanili, daging kelapa muda, dan santan. Konon, kue ini adalah resep turun temurun dari Belanda yang pernah tinggal di Manado pada zaman penjajahan, yang kemudian dikenal sebagai camilan khas Manado.

Selain rasa original, klapertart juga tersedia dalam berbagai varian rasa dan taburan, seperti rasa stroberi, kopi, coklat, blueberry, taburan kacang almond, kayu manis, kenari, dan kismis. Kue manis ini dibuat dalam dua jenis, yaitu versi padat dan puding lembut. Satu buah kue ini dijual dengan harga yang cukup terjangkau, sekitar Rp15.000.

3. Saut

gambar makanan khas sulawesi utara saut
gigarecipes.com

Saut adalah sayuran khas Manado yang bahan utamanya adalah batang pohon pisang muda, tepatnya batang bagian dalam setelah pelepah pisang. Sayuran ini termasuk menu favorit orang Manado dan selalu ada di acara pesta atau perayaan. Batang pohon pisang yang telah dibersihkan dan dicuci akan dipotong kecil-kecil, diberi bumbu dan dicampur dengan ikan cakalang atau potongan daging ayam.

Cara memasaknya harus dimasukkan ke dalam bambu (dalam bahasa Minahasa disebut buluh), kemudian dibakar dengan tungku tradisional sekitar 3-5 jam. Saat matang, hidangan ini berwarna coklat, dengan tekstur sedikit keras tapi terasa gurih.

4. Nasi Jaha

gambar makanan khas sulawesi utara nasi jaha
merahputih.com

Seperti yang tersirat dari namanya, nasi jaha dibuat dari beras yang dicampur santan dan diolah dengan berbagai rempah pilihan, yang kemudian dibalut dengan daun pisang (seperti lontong) dan dimasak dengan cara dipanggang dalam batang bambu.

Disebut juga dengan nasi jahe, hidangan ini memiliki cita rasa jahe yang khas, hampir sama dengan lemang dari Sumatera Barat. Di bagian dalam, nasi jaha biasa diisi dengan suwiran daging sapi, ayam, atau ikan cakalang yang diolah dengan bumbu kari.

Meskipun namanya nasi, tapi hidangan ini tidak termasuk ke dalam makanan berat. Bisa dibilang hanya sebagai camilan, sama seperti lemper. Di berbagai pasar tradisional, supermarket, dan restoran, nasi jaha banyak dijual dengan harga Rp2.000 per buah.

5. Tinoransak

gambar makanan khas sulawesi utara Tinoransak
dictio.id

Tinoransak adalah hidangan daging hangat pedas yang diolah dengan berbagai rempah khas Sulawesi, seperti kunyit bakar, cabai hijau besar, cabai merah, bawang merah, daun jeruk, serai, jeruk nipis, dan jahe. Daging yang paling umum digunakan dalam tinoransak adalah babi, tapi jenis daging lain seperti ayam, sapi, atau ikan juga tersedia untuk Muslim.

Hidangan ini biasa disajikan dalam upacara adat Minahasa, yang juga bisa ditemukan di banyak warung makan. Secara tradisional, tinoransak dimasak dalam tabung bambu dan dibakar dengan tungku. Menu ini biasa disajikan dengan nasi jaha.

6. Kawok

gambar makanan khas sulawesi utara kawok
wowkeren.com

Salah satu makanan khas Sulawesi Utara yang sedikit menyeramkan ketika dibayangkan adalah kawok. Hidangan ini berbahan dasar tikus hutan berekor putih. Tekstur dagingnya dikenal berserat halus dan dengan tulang yang sangat kecil.

Meskipun sangat ekstrim, tapi makanan ini menjadi salah satu idola orang Sulawesi non-Muslim karena cita rasanya yang gurih, sedap, dan membuat ketagihan. Terkadang ada sedikit rasa pahit, tapi inilah yang menjadi ciri khas kawok.

Bumbu yang digunakan antara lain adalah lemon, serai, cabai, kemangi, bawang merah dan putih, garoka, serta kunyit, yang kemudian dicampur dengan santan kental. Makanan tak biasa ini bisa ditemukan di pasar-pasar tradisional Manado terutama di Tomohon.

7. Paniki

gambar makanan khas sulawesi utara paniki
wikipedia.org

Tidak hanya di China, Amerika, dan Vietnam, Sulawesi rupanya juga mempunyai hidangan berbahan kelelawar bernama sup paniki. Tapi yang digunakan hanya kelelawar buah. Setelah dibersihkan, kelelawar dipotong kecil-kecil dan direbus dalam air.

Bumbunya yang digunakan adalah bawang merah, bawang putih, cabai, serai, jahe, tomat, dan daun bawang. Ciri khas makanan ini adalah kuahnya terbuat dari santan kental dan pedas. Hidangan ini biasa disajikan dengan bawang goreng dan disantap dengan nasi putih.

8. Mujair Bakar dan Woku

gambar makanan khas sulawesi utara mujair bakar woku
cookpad.com

Persis seperti namanya, menu khas Manado yang satu ini terbuat dari bahan utama ikan mujair yang dibakar. Sedangkan woku sendiri adalah bumbu masakan ala Manado yang terbuat dari berbagai macam rempah. Ada dua jenis woku di Manado, yaitu yang dimasak dengan belanga dan berkuah (woku belanga) dan yang dimasak dalam daun (woku daun).

Karena judulnya adalah mujair bakar, tentu cara mengolahnya adalah dengan woku daun. Mujair yang telah diberi bumbu lantas dibungkus dengan daun woku dan dibakar hingga matang. Rasanya lezat karena bumbunya meresap ke dalam daging dan ada aroma harum khas rempah-rempah. Satu porsi hidangan ini ditawarkan dengan kisaran harga Rp15.000-Rp25.000.

9. Cakalang Fufu dan Woku

gambar makanan khas sulawesi utara cakalang fufu
katalogwisata.com

Cakalang fufu adalah ikan cakalang yang sudah diberi bumbu khas Minahasa kemudian dijepit dengan kerangka bambu dan diasap. Istilah fufu sendiri sebenarnya adalah bahasa Manado yang memiliki arti asap atau proses pengasapan.

Hidangan ini paling enak disantap dengan nasi hangat dan sambal dabu-dabu. Bisa juga digunakan sebagai topping untuk hidangan lain, seperti sajian mie, rica-rica, nasi goreng, atau bakso. Varian lainnya adalah cakalang yang dipadukan dengan woku belanga, yang disajikan dengan taburan bawang goreng dan potongan tomat segar.

10. Pangi

gambar makanan khas sulawesi utara pangi
onepanfrying.com

Pangi adalah sayuran gurih khas Manado yang terbuat dari daun pangi (atau yang secara umum disebut daun kluwak). Daun berwarna hijau tua ini diiris tipis kemudian dicampur dengan bumbu halus yang terdiri dari kemangi, jahe, daun bawang, biji pala, dan cabai. Mirip dengan Paniki, Pangi dimasak dengan dipanggang di dalam bambu.

Biasanya, hidangan ini dimasak dengan daging dan lemak babi yang juga dicampur dengan darah babi. Itu sebabnya warnanya menjadi hitam. Sedangkan untuk versi halal, daging yang digunakan adalah ikan atau ayam. Para pelancong bisa mencicipi pangi di beberapa restoran Manado populer seperti Restoran Beautika Manado dengan harga Rp15.000-Rp30.000.

11. Payangka

gambar makanan khas sulawesi utara payangka
pesona.travel

Payangka sebenarnya adalah nama ikan yang hanya bisa ditemukan di Danau Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Disebut juga dengan ikan betutu atau Marbel Goby, ikan payangka memiliki nama ilmiah Ophieleotris. Bentuk badannya pipih seperti lele, tapi tidak berkumis.  Ukuran tubuhnya bisa mencapai 17 cm dengan lebar sekitar 3.5 cm.

Karena termasuk ikan langka, payangka bahkan pernah diminta oleh Kaisar Jepang untuk diteliti. Ikan yang hidup di dasar air tawar ini memiliki rasa sangat lezat saat digoreng, lebih tepatnya gurih dan manis. Payangka juga sangat nikmat saat diolah dengan bumbu woku. Rempah-rempah yang digunakan hampir sama dengan mujair woku.

12. Sate Kolombi

gambar makanan khas sulawesi utara sate kolombi
ksmtour.com

Menjadi salah satu kuliner andalan di Manado, kolombi adalah siput danau yang memiliki daging kenyal dan seringkali diolah menjadi sate oleh warga setempat. Siput ini memiliki ukuran tubuh yang lebih besar daripada jenis lain dan paling banyak ditemukan di Danau Tondano. Siput ini terbilang unik karena selain warna badannya hitam, ada juga yang berwarna keemasan.

Siput akan dipisahkan dari cangkangnya untuk kemudian dagingnya dipotong menjadi beberapa bagian dan ditusuk seperti sate lalu dibakar. Setelah warnanya agak kehitaman, sate disajikan bersama dengan sambal khas Minahasa yang sengaja dibuat khusus untuk sate kolombi.

Meskipun rasanya sangat nikmat, tapi sate ini mengandung kolesterol yang lumayan tinggi, jadi tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan, karena bisa menyebabkan tekanan darah tinggi. Sate ini banyak dijual dengan harga Rp3.000 per tusuk atau Rp25.000 untuk lima tusuk sate plus nasi dan sayur.

13. Mie Cakalang

gambar makanan khas sulawesi utara mie cakalang
pinginmasak.enak.blogspot

Selain tinutuan, makanan khas Manado yang tidak kalah enak untuk dijadikan sarapan adalah mie cakalang. Persis seperti namanya, mie cakalang adalah sajian mie dengan potongan ikan cakalang yang diberikan bumbu khas Manado. Sup ini terkenal karena rasanya yang gurih dan beraroma ikan.

Bahan-bahannya termasuk mie kuning, choy sum, cakalang, cabai, kubis, bawang merah, daun bawang, dan bawang putih. Mie cakalang dihidangkan dengan taburan bawang goreng dan kuah bening yang sudah diberi sedikit merica untuk memberikan sensai pedas di mulut.

Untuk menambah kenikmatan, mie cakalang juga disajikan dengan dua jenis sambal, yaitu sambal lombok merah yang dicampur dengan sedikit bawang putih dan jahe, atau sambal cabai hijau yang dicampur air, cuka, dan garam. Cukup siapkan Rp13.000 – Rp30.000 untuk menikmati kelezatan satu porsi mie cakalang.

14. Rica Rodo

gambar makanan khas sulawesi utara rica rodo
cookpad.com

Pecinta kuliner yang suka dengan terong bisa mencoba rica rodo saat berkunjung ke Manado. Hidangan ini terdiri dari buncis potong, terong, jagung sisir, dan aroma jahe-jahean serta daun kemangi yang dimasak dengan ditumis alias tanpa kuah. Di beberapa tempat, rica rodo juga sering ditambahkan suwiran ikan, seperti cakalang, teri, atau tongkol untuk menambah rasa lezat.

15. Sambal Roa

gambar makanan khas sulawesi utara sambal roa
lezzat.id

Sambal roa adalah sambal pedas khas Manado yang sudah memiliki banyak penggemar karena terkenal di seluruh pelosok Nusantara. Bahan utama sambal ini adalah ikan roa yang telah diasap dan dihancurkan hingga halus. Roa adalah genus ikan terbang yang hidup di perairan laut Pulau Sulawesi sampai dengan Kepulauan Maluku.

Sambal ini sangat lezat saat disantap bersama dengan nasi panas atau bubur Manado. Harga per porsinya cukup mahal, yaitu antara Rp55.000-Rp65.000. Di suhu ruangan, sambal ini bisa awet sampai sekitar enam bulan, dan bisa bertahan hingga satu tahun saat disimpan di kulkas.

Tak hanya menawarkan aneka camilan lezat dan masakan berbahan sayur atau daging ayam dan ikan, Sulawesi Utara ternyata juga punya masakan berbahan ekstrim seperti daging tikus dan kelelawar. Ada juga olahan daging babi yang menjadi salah satu menu favorit di kalangan non-Muslim. Mayoritas masakannya pedas dan berkuah, dengan aroma rempah-rempah yang cukup tajam.

LEAVE A REPLY