Makanan Khas Banten

Banten adalah sebuah provinsi yang terletak di ujung barat pulau Jawa, yang memiliki luas 9.160 km persegi. Provinsi ini dikenal dengan beragam wisata menarik dan sejarah yang kaya. Dan tentu saja ada aneka kuliner khas yang tak kalah enak dengan menu-menu lain di Indonesia. Inilah sederet kuliner nikmat khas Banten yang sayang untuk dilewatkan.

1. Sate Bebek

gambar makanan khas banten sate bebek
netralnews.com

Sate adalah salah satu hidangan paling universal di Indonesia. Hampir semua daerah di negara ini memiliki sate khasnya sendiri. Di Banten, yang paling populer adalah sate dari daging bebek.

Meskipun sausnya mirip dengan kebanyakan sate, tapi daging sate ini direndam dengan bumbu sebelum dipanggang, sehingga bumbu lebih meresap dan dagingnya lebih lembut. Hidangan ini biasa disajikan dengan potongan bawang merah mentah dan cabai hijau.

2. Sate Bandeng

gambar makanan khas banten sate bandeng
pesona.travel

Persis seperti namanya, bahan dasar sate ini adalah bandeng. Bandeng sendiri adalah ikan dengan rasa yang sangat lezat tetapi memiliki banyak duri / tulang. Namun jangan khawatir, karena daging ikan di sate ini sudah bersih dari duri.

Dengan berbagai bumbu pilihan khas Nusantara, sate bandeng tidak memiliki bau amis dan dagingnya memiliki tekstur empuk. Cita rasa masakan ini adalah manis, gurih, dan lezat. Tak heran jika masakan ini populer di kalangan penduduk dan turis, bahkan sering dijadikan sebagai oleh-oleh. Harganya sekitar Rp30.000 – Rp40.000.

3. Angeun Lada

gambar makanan khas banten angeun lada
travelingyuk.com

Angeun lada terdiri dari kata “angeun” yang berarti sup, dan “lada” yang berarti pedas. Jadi, angeun lada adalah sup yang memiliki rasa pedas. Angeun lada adalah salah satu hidangan tradisional dari Serang Selatan, Pandeglang, dan Lebak. Hidangan ini biasanya disajikan saat lebaran, hajatan, dan acara keluarga.

Rasa angeun lada adalah gurih dan segar, hampir sama dengan soto Betawi. Bedanya, hidangan ini memiliki aroma kuat dari bagian jeroan sapi atau kerbau sebagai bahan utama yang berpadu dengan aneka rempah-rempah seperti lengkuas, kemiri, kencur, dan daun walang.

Daun walang adalah tanaman batang lunak dengan tinggi 2 meter yang banyak ditemukan di bagian selatan Banten. Disebut daun walang karena aroma yang dimiliki daun ini sangat kuat seperti serangga bernama walang sangit.

Memang agak aneh saat pertama kali mencicipi, tapi seiring waktu aroma akan terasa lebih menyatu dan enak. Keunikan inilah yang membuat angeun lada terpilih sebagai warisan budaya tak benda pada tahun 2016 oleh Kemendikbud. Hidangan ini biasa dijual dengan harga mulai dari Rp15.000.

4. Rabeg

gambar makanan khas banten rabeg
phinemo.com

Makanan khas Banten yang satu ini bisa dengan mudah ditemukan di berbagai tempat di Provinsi Banten. Rabeg terkenal karena kelezatan rasanya dan termasuk kuliner legendaris karena sudah ada sejak tahun 1993. Makanan ini berasal dari Jazirah Arab, lalu menyebar di Banten, dan termasuk sajian favorit Sultan Banten sejak dulu.

Rabeg adalah daging kambing dan jeroan yang dicampur dengan aneka bumbu, seperti lada, jahe, kayu manis, dan rempah-rempah alami lainnya. Rasa yang dihasilkan adalah pedas manis dan gurih. Hidangan ini disajikan dengan kuah yang kental dan lezat.

Tak perlu khawatir akan bau kambing yang menyengat, karena olahan kambing dalam menu ini dimasak dalam waktu yang lama, sehingga baunya hilang dan dagingnya memiliki tekstur empuk.

Rabeg sangat cocok untuk disantap dengan nasi khas Arab bernama nasi kebuli. Tapi meskipun sangat lezat, rabeg kurang disarankan untuk penderita diabetes, karena daging kambing memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi.

5. Nasi Bakar Sum-Sum

gambar makanan khas banten nasi bakar sum sum
travel.tribunnews.com

Di Banten, ada beras yang dibuat menjadi nasi yang terkenal nikmat dan lezat bernama nasi bakar sum-sum. Makanan ini adalah kuliner legendaris yang sudah ada sejak tahun 1941. Nasi bakar sum-sum dibuat dari nasi yang dicampur dengan sumsum tulang kerbau dan berbagai rempah-rempah pilihan yang dibungkus dengan daun pisang dan dimasak dengan cara dibakar.

Makanan Banten ini memiliki cita rasa yang unik, gurih, dan tentu saja enak. Nasi sumsum banyak dinikmati bersama dengan irisan tomat, timun, selada, dan sambal cabai merah. Makanan ini paling banyak ditemukan di daerah Serang, dengan harga jual sekitar Rp10.000.

6. Sambal Buroq

gambar makanan khas banten sambal buroq
senengpiknik.com

Varian sambal khas Banten ini banyak disajikan pada hari-hari besar, seperti saat Idul Fitri dan pesta pernikahan. Yang membuat sambal ini beda dari yang lain adalah adanya irisan kulit melinjo yang berpadu dengan kemiri, cabai, bawang putih, bawang merah, dan daun salam.

Sambal buroq sangat nikmat jika disantap dengan nasi putih hangat, ayam goreng, ayam bakar, ikan goreng, atau aneka macam masakan sayur. Diberi nama buroq karena sambal ini paling banyak dijumpai ketika musim haji sebagai pelengkap hidangan yang diberikan tuan rumah untuk para tamu.

7. Sayur Besan

gambar makanan khas banten sayur besan
shopee.co.id

Zaman dulu, sayur ini wajib disajikan di acara lamaran atau pernikahan adat Betawi. Yang kala itu melambangkan penghormatan terhadap kedua orang tua mempelai sekaligus simbol pernikahan dan hubungan erat antara dua keluarga (besan), sehingga dinamakan sayur besan.

Sayur besan terdiri dari empat bahan utama, yaitu bihun, pete, kentang, dan trubuk. Trubuk adalah tanaman yang memiliki batang beruas seperti tebu tapi tergolong tanaman bunga. Warna batangnya hijau kemerahan dan memiliki nama latin Saccharum edule hasskarl.

Adapun jenis bahan lain yang biasa ditambahkan dalam sayur besan adalah labu siam, wortel, dan ebi. Bumbu yang digunakan adalah kunyit, merica, cabe merah keriting, jahe, bawang merah, bawang putih, dan kemiri. Kuahnya terdiri dari campuran santan, susu cair, potongan kentang, dan daun salam sebagai penambah aroma.

8. Gerem Asem

gambar makanan khas banten gerem asem
antero.co

Gerem asem adalah menu khas Banten yang cocok untuk pecinta pedas. Sensasi rasa pedasnya berpadu sempurna dengan rasa asam dan olahan daging bebek atau ayam. Sebelum disajikan, daging akan dibakar terlebih dahulu, baru kemudian disiram dengan kuah. Menu ini paling sering disajikan pada acara syukuran dan perayaan keagamaan. Selain daging bebek dan ayam, gerem asem juga banyak dibuat dari ikan laut.

9. Kue Pasung Merah

gambar makanan khas banten kue pasung merah
gpswisataindonesia.info

Keunikan kue tradisional ini adalah dililit dengan daun pisang dan memiliki bentuk mirip seperti corong. Kue ini paling banyak ditemukan di daerah Pandeglang, Serang, Cilegon, dan Lebak. Selain dijual di pasar-pasar tradisional, kue pasung merah banyak disajikan di berbagai acara istimewa, seperti khitanan, pesta pernikahan, dan perayaan-perayaan keagamaan.

Salah satu tempat yang terkenal menjual kue ini adalah Pasar Taman Sari. Agar tak kehabisan, disarankan untuk datang saat subuh atau pagi hari. Kue ini memang cepat habis terjual karena merupakan primadona sejak lama. Kue unik ini adalah perpaduan kultur Sunda dan Jawa. Rasanya sendiri legit, manis, dan tentu saja enak.

Bahan utama kue ini adalah tepung beras, yang dicampur dengan gula aren/merah. Bisa juga ditambahkan santan dan tepung sagu jika ingin tekstur yang kenyal. Bagian dalam kue biasanya diisi dengan potongan nangka, pisang, atau kelapa muda. Sementara bagian luar biasanya wangi karena dikukus bersama daun pandan.

10. Emping Menes

gambar makanan khas banten emping menes
wisataku.id

Emping menes adalah camilan tradisional yang dibuat dari bahan dasar buah melinjo. Emping ini paling banyak dijual di daerah Pandeglang, Banten. Harganya bervariasi tergantung yang menjual, tapi kisarannya adalah Rp60.000 – Rp75.000/kg, dalam keadaan mentah.

Nama camilan ini diambil dari daerah asalnya, yaitu Kecamatan Menes, yang merupakan salah satu sentra penghasil emping terbesar di Banten. Penduduk setempat menyebutnya dengan keceprek. Varian rasanya ada yang pedas, balado, dan original.

Rasa emping menes hampir sama seperti jenis kerupuk lainnya, yaitu renyah dan gurih, tapi dengan sedikit pahit yang berasal dari buah melinjo. Emping ini paling sering disajikan saat ada hajatan pernikahan, khitanan, dan makan prasmanan. Emping menes bisa dinikmati sendiri sebagai camilan atau dihidangkan sebagai lauk atau pelengkap makanan lain.

11. Pecak Bandeng

gambar makanan khas banten pecak bandeng
blog.cookpad.com

Pada awalnya, menu pecak bandeng banyak dibuat untuk bekal makan siang para petani yang berada di sawah. Namun kian hari, pecak bandeng banyak disukai oleh masyarakat Banten dan para pendatang. Tampilan dari hidangan ini sangat sederhana karena terdiri hanya dari dua bahan, yakni ikan bandeng dan pecak.

Ikan bandeng segar diolah dengan cara digoreng kering atau dibakar dan diberikan bumbu asinan khas Banten. Sedangkan pecak adalah salah satu varian sambal ala Banten yang memiliki rasa khas sangat pedas dan sedikit asam karena dicampur irisan jeruk nipis.

Penyajianya adalah ikan bandeng diletakkan di atas wadah beralaskan daun pisang, ditemani lalapan berupa timun dan selada, lalu sambal pecak diletakkan diatas ikan. Sambal ini paling nikmat dimakan dengan nasi hangat dan dengan menggunakan tangan. Rumah makan dengan konsep persawahan adalah yang paling banyak menawarkan pecak bandeng. Harganya sendiri sekitar Rp18.000.

12. Gecom

gambar makanan khas banten gecom
keluyuran.com

Gecom adalah singkatan dari tauge dan oncom. Tapi bahan yang digunakan biasanya lebih dari itu, ada tambahan seperti kangkung, potongan tomat, dan cabai. Tidak seperti tumis pada umumnya, gecom dimasak dengan wajan datar yang biasanya digunakan untuk membuat martabak.

Dari segi rasa, gecom menyandang predikat khas Nusantara karena rasa dan aroma rempah-rempah yang digunakan cukup kuat. Hidangan ini termasuk lauk pelengkap yang biasa dimakan bersama nasi dan sayur lainnya.

13. Ayam Bekakak

gambar makanan khas banten ayam bekakak
craftlog.com

Ayam bekakak adalah olahan ayam utuh yang dipanggang dan diungkep dengan aneka bumbu. Ciri khas hidangan ini terletak pada bumbunya yang berlimpah, tidak hanya di luar, tapi juga di bagian dalam. Sehingga rasa pedas, gurih, dan manis sangat terasa di setiap suwirannya.

Ayam bekakak biasa disajikan dengan potongan timun yang diiris tipis, tomat, selada, dan potongan cabai merah. Di Banten sendiri, ayam bekakak biasa disajikan pada hari-hari khusus seperti pesta pernikahan dan khitanan.

Jika dijual, harganya cukup bervariasi tergantung ukuran dan jenis ayam. Untuk ayam ras, harga per ekornya Rp75.000 dan untuk ayam kampung harganya Rp125.000. Sedangkan untuk harga per porsi, ayam ras sekitar Rp25.000 dan ayam kampung Rp35.000.

14. Balok Menes

gambar makanan khas banten balok menes
belanga.id

Balok menes adalah kue tradisional Banten yang berbahan dasar singkong. Tekstur makanan ini hampir sama dengan getuk, tapi adonannya tidak dibuat seperti getuk, melainkan dibuat berbalok-balok. Asal makanan ini adalah Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, sehingga dinamakan balok menes.

Namun, penduduk setempat juga menyebut kue ini dengan getuk cioda. Nama cioda digunakan untuk membedakannya dengan getuk berwarna coklat pada umumnya. Balok menes memiliki warna asli singkong, yaitu putih. Singkong dicampur dengan minyak kelapa, dikukus, dan diberikan taburan serundeng atau bumbu kacang.

Rasanya tidak semanis getuk, tapi sama-sama dibungkus dengan daun pisang. Pasar-pasar tradisional di Pandeglang adalah tempat yang paling banyak menjajakan kue ini. Harganya sangat terjangkau, sekitar Rp5.000.

15. Nasi Sambal Belut

gambar makanan khas banten nasi sambal belut
idntimes.com

Hidangan ini dibuat dari belut pilihan, yaitu yang ukurannya besar, dengan tujuan agar dagingnya yang empuk lebih bisa dirasakan. Belut yang biasanya dicari di sawah dan rawa akan dibersihkan dan dipotong menjadi beberapa bagian, lalu dicampur dengan ulekan bumbu pedas. Cara memasaknya adalah digoreng kering.

Meskipun sudah pedas, tapi penyajiannya masih ditambah dengan sambal tomat atau sambal terasi. Belutnya disajikan dengan dipenyet dan ditemani nasi hangat serta lalapan kubis, selada, kemangi, dan timun. Tempat penyajiannya bukanlah piring, melainkan cobek tanah liat. Harganya berkisar antara Rp10.000 sampai Rp15.000 (belum termasuk nasi).

16. Laksa Tangerang

gambar makanan khas banten laksa tangerang
traveltodayindonesia.com

Laksa Tangerang adalah hidangan mie tepung beras putih yang disiram dengan kuah kuning kental dan diberi topping suwiran daging ayam serta daun seledri. Tekstur mie laksa adalah kenyal seperti spageti. Sedangkan kuahnya adalah campuran santan yang dimasak dengan kentang, kaldu ayam, dan berbagai rempah-rempah.

Sebagai pelengkap, laksa Tangerang seringkali disajikan dengan telur rebus dan parutan kelapa yang sudah disangrai dengan kacang hijau dan aneka bumbu. Secara keseluruhan, laksa Tangerang memiliki rasa manis, gurih, dan lezat yang sangat menggoda. Cocok dinikmati kapan saja. Harga per porsinya sekitar Rp25.000 untuk isian lengkap, dan Rp15.000 kalau dengan telur saja.

17. Sate Bebek Cibeber

gambar makanan khas banten sate bebek cibeber
tongsiscafe.blogspot.com

Sama seperti namanya, hidangan ini berasal dari daerah Cibeber, Banten. Sate ini tidak sama dengan sate pada umumnya, karena bahan utama yang digunakan adalah daging bebek dan sausnya bukan kacang, tapi saus yang dibuat dari gula merah dicampur dengan berbagai bumbu seperti lada hitam, daun serai, kunyit, pala, dan ketumbar.

Secara keseluruhan, rasa sate ini adalah manis dan gurih. Dan termasuk salah satu kuliner yang sangat laku. 10 tusuk sate dibanderol dengan harga sekitar Rp25.000 – Rp30.000.

18. Ketan Bintul

gambar makanan khas banten ketan bintul
pesona.travel

Hidangan khas Banten ini paling sering dijumpai saat Ramadhan. Bahan dasar makanan ini adalah ketan yang dikukus, dihancurkan sampai tidak berbentuk seperti nasi lagi, lalu dicampur dengan garam dan gula. Saat disajikan, ketan diberi taburan serundeng yang dicampur dengan kacang tanah halus yang sudah digoreng. Makanan ini sangat tradisional karena bungkusnya berupa daun pisang.

Menjadi salah satu kue tradisional favorit di Banten, konon katanya kue ini harus selalu ada di atas meja makan sultan Banten di setiap berbuka puasa. Di pasar-pasar tradisional dan pedagang pinggir jalan, kue ini dijual dengan harga sekitar Rp10.000.

19. Kue Jojorong

gambar makanan khas banten kue jojorong
kreasi-masak.blogspot.com

Kue tradisional khas Banten ini sering disajikan di hari besar keagamaan dan untuk sarapan para pekerja. Namun, saat bulan Ramadhan kue ini kerap disajikan sebagai menu berbuka. Rasanya manis, gurih, dan sedikit asin. Bahan-bahannya cukup sederhana, hanya tepung tapioka, tepung beras, sedikit garam dan gula putih.

Semua bahan dicampur, kemudian adonan dituang di atas daun pisang yang sudah dibentuk. Toppingnya berupa gula merah/aren dan potongan kecil daun pandan untuk menambah aroma. Cara memasaknya adalah dikukus.

Jika sudah matang, teksturnya lembut seperti bubur sumsum, warnanya juga putih. Kue jojorong paling mudah ditemukan di sekitar Rangkasbitung atau di pasar-pasar tradisional Banten. Harganya sangat murah, hanya Rp2.000 per buah.

20. Leumeung

gambar makanan khas banten leumeung
idntimes.com

Di Banten Utara, ada jajanan tradisional enak yang terbuat dari beras ketan berbumbu santan kental bernama leumeung. Adonan leumeung dibungkus daun pisang lalu dimasukkan ke dalam bilah bambu dan dimasak dengan cara dibakar di tungku tradisional.

Untuk memakan leumeung itu sendiri warga Banten biasanya menambahkan telur asin. Harga per potong leumeung adalah Rp1.000, tapi jika membeli per bambu harganya berkisar Rp10.000-Rp15.000, tergantung ukuran.

21. Lepet Banten

gambar makanan khas banten lepet banten
sajiansedap.grid.id

Lepet Banten, atau disebut juga dengan salimpe oleh masyarakat setempat, merupakan makanan ringan khas Banten yang dibuat dari campuran beras ketan dan kelapa. Adonan ini dibalut dengan daun kelapa muda atau daun janur kuning dan dimasak dengan cara dikukus.

Lepet Banten paling cocok dinikmati sambil menyeduh teh atau kopi. Cita rasanya gurih dan memiliki tekstur yang empuk, sehingga bisa dimakan oleh anak-anak maupun lansia. Penggunaan daun sebagai pembungkus dimaksudkan agar tangan tidak terasa lengket saat memakannya.

Selain dimakan sendiri, salimpe juga bisa disantap dengan perkedel daging khas Banten, gorengan, atau disiram dengan sayur (seperti lontong). Jajanan tradisional ini paling banyak dijajakan di sekitar Kota Serang, terutama di Pasar Tamansari yang berlokasi di Jl. Sultan Ageng Tirtayasa, Cimuncang. Di pasar ini, salimpe dijual dengan harga yang sangat terjangkau, hanya Rp1.000-Rp2.000 per buah.

22. Pecak Belut

gambar makanan khas banten pecak banten
twitter.com

Ikan belut terkenal dengan rasanya yang gurih dan manis. Di Banten, ikan ini digeprek terlebih dulu agar tulang-tulangnya lebih empuk, dicampur dengan rempah-rempah, lalu digoreng. Penyajiannya adalah dicampur dengan sambal ulekan di atas cobek dan disantap bersama nasi hangat.

Sebagai pelengkap, ditambahkan juga irisan timun, tomat, dan selada. Bagi pecinta ikan belut, mencicipi nasi belut khas Banten sangat direkomendasikan. Makanan fenomenalnya ini dijual dengan harga mulai dari Rp50.000 per paket.

23. Nasi Uduk Serang

gambar makanan khas banten nasi uduk serang
masakapahariini.com

Nasi uduk adalah makanan khas Serang Banten yang sering ditemukan di pagi hari di sepanjang Kota Serang. Nasi Uduk adalah nasi yang dicampur dengan santan dan dimasak bersama dengan daun salam, serai, pala, cengkeh, kayu manis, jahe, dan lengkuas, kemudian disajikan dengan sayur, tempe goreng, telur pedas, gorengan, sambal, atau kuah semur jengkol.

Tak jarang nasi uduk ini juga diberikan tambahan daging empal, sehingga dikenal juga dengan nama nasi uduk empal. Tapi varian ini lebih banyak ditemukan di malam hari di jalan-jalan Kota Serang. Harga satu porsi hidangan ini berkisar dari Rp5.000 sampai Rp15.000, tergantung lauk yang dipilih.

24. Nasi Gonjleng

gambar makanan khas banten nasi gonjleng
beautynesiablog.id

Seperti namanya yang unik, kuliner khas Banten yang satu ini memang istimewa karena mirip dengan nasi kebuli khas Timur Tengah. Umumnya, menu ini selalu disajikan di acara syukuran, acara keluarga, dan hari-hari besar keagaman, seperti lebaran, Maulid Nabi, dan Isra Mi’raj.

Nasi gonjleng dimasak dengan aneka rempah pilihan seperti serai, cabai rawit, daun salam, dan ikan asin yang sudah di suwir. Sedangkan bumbu halusnya terdiri dari cabai merah besar, kapulaga, dan bawang merah.

Nasi gonjleng biasa disajikan dengan acar timun, emping, rabeg, dan sambal daging sapi. Jika sedang berada di kawasan Cilegon, nasi gonjleng bisa sangat mudah dijumpai di berbagai warung makan. Harganya sekitar Rp20.000.

25. Opak

gambar makanan khas banten opak
makanankhasbanten.rf.gd

Opak khas Banten dibuat dari dua bahan utama, bisa dengan tepung tapioka atau tepung beras ketan. Adonan opak dibuat lebih halus dan lembut, sehingga setelah digoreng rasanya lebih renyah dan gurih. Opak khas Banten bisa dimakan sendiri sebagai camilan atau dijadikan lauk tambahan.

Ciri khas makanan berat dari Banten adalah pedas, panas, dan dengan aroma bumbu yang kuat. Mayoritas menunya memiliki bahan berupa daging (meskipun bukan bahan utama) mulai dari ayam, bebek, kambing, ikan, dan bahkan belut. Sedangkan makanan ringannya lebih didominasi rasa manis dan paling banyak dimasak dengan dikukus.

LEAVE A REPLY